Keindahan Wisata Curug Cigamea Bogor Jawa Barat

Curug Cigamea Bogor adalah wisata alam di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak yang menawarkan keindahan air terjun yang luar biasa.

Wisata curug Cigamea merupakan salah satu obyek wisata yang berada di kawasan taman Nasional Gunung Halimun Salak. Tepatnya di desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Kawasan tersebut menjadi tempat berkumpulnya beberapa curug di bogor. Dalam bahasa Indonesia, cigamea memiliki arti bergemuruh. Anda dapat mendengar suara gemuruh air meski masih berada cukup jauh dari lokasi. Sebelum masuk ke gerbang curug Cigamea Bogor ini anda akan melewati beberapa wisata curug lainnya seperti curug luhur, curug ngumpet, dan curug nangka.

Rute Untuk Menuju Curug Cigamea Bogor

Terdapat beberapa rute yang bisa anda pilih untuk menuju lokasi curug Cigamea. Anda bisa menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua. Rute yang pertama anda bisa melewati Cemplang atau yang dikenal Cibungbulang kemudian menuju kecamatan Pamijahan sampai ke salak endah. Rute yang kedua, anda bisa melewati jalur cikampak sampai ke kawasan salak endah. Rute yang ketiga, anda bisa melewati Cibatok hingga ke salak endah. Atau bisa juga memilih jalur tamansari – gunung bunder sampai ke salak endah.

Jika tak menggunakan kendaraan pribadi, anda juga bisa menggunakan angkutan umum. Dari terminal Baranangsiang Bogor pilihlah angko kode 03, tanyakan kepada sopir angkot untuk memastikan angkot tersebut menuju bubulak. Turun di bubulak untuk berganti angkot yang menuju leuwiliang. Sampai di leuwiliang turun di pertigaan cibatok. Di pertigaan tersebut anda harus berganti angkot lagi untuk sampai ke gunung picung. Dari sana anda bisa naik ojek sampai ke kawasan wisata. Karena termasuk rumit, lebih disarankan anda menggunakan kendaraan pribadi saja.

Lokasi Curug Cigamea Bogor

Dari loket masuk, anda sudah bisa mendengar suara air terjun curug cigamea. Anda perlu berjalan untuk menuju curug dengan melalui anak tangga yang disediakan. Anda harus menuruni anak tangga tersebut yang panjangnya sekitar 200 meter. Selagi menuruni tangga anda bisa melihat pemandangan di sekitar sehingga tidak akan terasa melelahkan. Perjalanan tersebut akan terbayar saat anda telah tiba di area curug.

Di curug cigamea ini anda akan disambut oleh dua air terjun. Air terjun pertama agak lebih diatas dibanding air terjun yang kedua. Anda juga akan menjumpai monyet-monyet di sekitar area ini. Sehingga anda harus lebih berhati-hati menjaga barang bawaan anda. suara gemuruh air terjun yang menggema menjadi daya tarik dari wisata ini. Jarak antara air terjun pertama dan air terjun kedua sekitar 20-30 meter. Untuk sampai ke air terjun yang pertama anda perlu mendaki karena terletak di atas tebing yang cukup curam. Namun di air terjun pertama inilah pengunjung akan mendapatkan foto yang terbaik. Sedangkan di air terjun kedua letaknya lebih landai sehingga cocok untuk bermain air.

Dibalik pemandangan curug cigamea yang eksotik, ternyata lokasi ini juga terkenal dengan sebutan curug cigamea angker. Hal tersebut karena tempat ini juga digunakan sebagai tempat pesugihan untuk meminta kekayaan, jabatan, bahkan kesaktian. Menurut informasi warga sekitar, ada tumbal nyawa manusia setiap tahunnya di lokasi ini. Apalagi didukung fakta bahwa di curug ini selalu ada korban setiap tahun. Entah itu kebetulan atau memang ada hubungannya.

Harga tiket masuk curug cigamea hanya 7.000 rupiah per orang. Namun anda juga perlu membayar 10.000 rupiah di awal sebelum memasuki kawasan gunung salak. Curug cigamea Bogor sangat cocok bagi warga perkotaan khususnya warga Jakarta yang ingin menghabiskan akhir pekan atau liburan di tengah-tengah keindahan alam. Lokasinya pun tidak terlalu jauh dari Jakarta dibandingkan lokasi wisata alam lainnya.

Wisata Alam Gunung Bunder Bogor Jawa Barat

Gunung bunder Bogor merupakan kawasan wisata alam yang mempunyai banyak curug. Sangat cocok sebagai destinasi wisata warga Jakarta dan sekitarnya.

Gunung bunder Bogor merupakan salah satu lokasi wisata di Jawa Barat. Meski tak seterkenal puncak Bogor yang selalu menjadi tujuan para wisatawan ketika masa liburan tiba, gunung bunder menawarkan berbagai hal menarik untuk dikunjungi. Alamat gunung bunder Bogor terletak di kawasan taman nasional dari halimun salak, kecamatan Pamijahan, Bogor, Jawa Barat. Di lokasi ini anda bisa menikmati beberapa curug yang memiliki keindahan yang berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Kawasan ini memiliki ketinggian sekitar 750-1050 meter di atas permukaan laut. Harga tiket masuk gunung bunder adalah Rp 17.500,00 per orang satu motor, atau Rp 30.000,00 per dua orang satu motor. Karena beberapa curug yang ada letaknya terpisah, untuk menikmati setiap curugnya anda perlu membayar lagi. Namun tak perlu khawatir karena tarifnya masih terbilang murah hanya berkisar 5 sampai 10 ribu rupiah saja.

Apa Saja Yang Menarik di Gunung Bunder Bogor?

Sebenarnya gunung bunder merupakan sebuah desa di daerah Cibatok. Di tempat ini anda dapat merasakan kesejukan dan pemandangan hutan pinus, saung-saung yang bisa nada sewa, beragam curug, villa, lokasi outbond, dan juga gunung bunder bogor camping ground. Anda juga bisa melakukan pendakian menuju puncak manik. Beberapa curug di kawasan gunung bunder diantaranya, curug cigamea, curug seribu, curug pangeran, curug cihurang, curug ngumpet, dan beberapa curug lainnya. Di masing-masing curug pengunjung bisa berenang sepuasnya.

Bagi para pendaki dari wilayah Jakarta dan sekitarnya, anda bisa mencoba melakukan pendakian menuju puncak manik yang merupakan puncak dari gunung salak. Anda dapat menggunakan jalur yang ada dari kawah ratu (queen crater) menuju pos pasir reungit. Jalur tersebut menawarkan keindahan panorama yang menarik sehingga dipilih banyak pendaki. Hanya saja medannya menanjak dan berbatuan terjal sehingga anda harus selalu berhati-hati. Rute ke gunung bunder dari Jakarta cukup mudah, anda hanya memerlukan waktu sekitar dua jam perjalanan. Anda bisa melewati Jalan Raya Jakarta Bogor ke arah IPB dramaga. Sekitar 3-5 km dari sana ada pertigaan dan anda hanya perlu belok kiri menuju gunung bunder.

Di kawasan gunung bunder juga telah tersedia banyak fasilitas penginapan. Mulai penginapan tradisional hingga resort yang mewah bisa anda pilih. Harga yang ditawarkan bervariasi sesuai dengan fasilitas yang diberikan. Misalnya saja pondok Rasamala, sebuah area penginapan yang menyediakan 10 jenis pondok/villa dengan harga dan fasilitas beragam. Di pondok tersebut biaya per malamnya mulai dari 900 ribu sampai 5 juta rupiah. Selain pondok rasamala masih ada beberapa villa gunung bunder bogor yang bisa anda jadikan tempat bermalam bersama rombongan anda. beberapa villa tersebut antara lain villa Pakis Asri, Kawah Ratu House, The Michael Resort, dan villa Betawi. Untuk menghemat biaya liburan, anda juga bisa mendirikan tenda di bumi perkemahan gunung bunder. Kelebihannya, anda bisa lebih menyatu dengan alam.

Cerita Singkat Mengenai Misteri Gunung Bunder Bogor

Konon, kawasan gunung bunder dihuni oleh berbagai makhluk gaib. Kabarnya terdapat beberapa kejadian mistis yang sempat dialami beberapa pengunjung di lokasi wisata ini. Ada juga cerita misteri gunung bunder mengenai kerajaan mistik dari kera yang menghuni curug cigamea. Konon kerajaan tersebut dipimpin oleh seekor kera berwarna putih dan berperawakan besar. Ada juga cerita tentang siluman ular yang sempat ditanyangkan di sebuah acara di stasiun televisi. Terlepas dari benar tidaknya cerita misteri di kawasan gunung bunder ini, gunung bunder tetap menjadi destinasi wisata yang menarik bagi banyak orang dari berbagai daerah.

Sekian informasi mengenai gunung bunder Bogor. Jangan lupa untuk menyiapkan segala perlengkapan sebelum melakukan perjalanan liburan.

Kawasan Wisata Baturaden Purwokerto Yang Menarik Untuk Dikunjungi

Wisata Baturaden merupakan kawasan wisata yang terletak di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah yang menawarkan perpaduan wisata alam dan wisata modern.

Jika anda mencari tempat liburan yang mempunyai suasana yang berbeda anda bisa mengunjungi kawasan wisata baturaden. Kawasan wisata ini menawarkan beberapa obyek wisata yang memadukan antara wisata alam dengan wisata bermain yang menarik. Lokasi baturaden terletak di Purwokerto, Kabupaten Banyumas sekitar 15 km ke arah utara. Nama baturaden diambil dari legenda sepasang kekasih yang bernasib buruk yaitu seorang pelayan (Batur) dan seorang wanita bangsawan (Raden). Dari situlah masyarakat menyebut kawasan ini sebagai Baturaden.

Beberapa Lokasi Menarik Di Kawasan Baturaden

Saat mengunjungi kawasan ini, anda tidak hanya menikmati satu tempat wisata melainkan beberapa lokasi sekaligus yang letaknya berdekatan satu sama lain. Berikut ini beberapa tempat wisata yang ada di kawasan tersebut.

     Pancuran Pitu dan Pancuran Telu

Salah satu lokasi yang paling terkenal di kawasan ini adalah baturaden pancuran 7 dan pancuran 3. Pancuran tersebut berasal dari aliran air panas dari gunung Slamet yang bersuhu sekitar 70 derajat celcius. Aliran air panas kemudian membentuk cekungan menyerupai air terjun dan memiliki jumlah 7 buah sehingga dikenal sebagai pancuran pitu. Kandungan air panas dari pancuran ini juga mengandung belerang sehingga dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Sama halnya seperti pancuran pitu, pancuran telu juga mengandung belerang yang sama-sama difungsikan sebagai tempat pemandian air panas. Keduanya terletak terpisah cukup jauh.

     Kebun Raya Baturaden

Rute untuk ke kebun raya baturaden mengarah pada ketinggian 600 sampai 700 mdpl di kawasan wisata Batu Raden. Jalannya cukup menanjak dan berkelok sehingga nada harus lebih berhati-hati. Kebun raya ini awalnya sebagai pusat edukasi flora dan fauna, sehingga ketika memasuki lokasi kebun raya pengunjung bisa sekalian mempelajari banyak hal. Taman bunga baturaden terletak di dalam kebun raya ini. Saat memasuki taman tersebut anda akan terpesona dengan kecantikan bunga-bunganya. Tak hanya bunga lokal, di taman ini juga terdapat beberapa jenis bunga yang berasal dari luar negeri. Saat berkunjung tetap jaga peraturan yang ada,jangan memetik, menginjak, atau merusaknya supaya keindahan taman tetap terjaga.

     Telaga Sunyi

Lokasi telaga sunyi terletak di kawasan baturaden yang sunyi. Cocok bagi anda yang ingin menikmati keindahan alam dengan tenang dan jauh dari keramaian. Panorama yang ditawarkan di telaga ini begitu indah dan udaranya pun sangat sejuk. Kedalaman dari telaga ini hanya sekitar 3 meter. Airnya yang jernih akan membuat anda ingin berenang dan berlama-lama disana.

     Lokawisata Baturraden

Di lokasi ini anda akan merasakan perpaduan antara wisata alam dengan wisata modern. Selain keindahan alam, anda juga bisa menikmati berbagai fasilitas hiburan yang disediakan untuk pengunjung dewasa hingga anak-anak. Ada fasilitas kolam renang lengkap dengan papan seluncur, sepeda air, pemandian air panas, sampai air terjun. Disini anda juga bisa menikmati teater alam yang menayangkan film pendek tentang alam di Indonesia. Namun untuk menikmatinya anda perlu membayar biaya tambahan. Disini juga terdapat seni lokal khas yang bisa anda saksikan seperti kuda lumping, keonthongan, calung, dan pertunjukan musik tradisional.

Selain keempat wisata tersebut masih ada beberapa tempat wisata lagi yang ada di kawasan wisata Baturaden. Misalnya, curug telu, taman miniatur dunia small world, batraden adventure forest, dan beberapa lainnya. Untuk tiket masukbaturaden sendiri berbeda-beda untuk setiap tempat wisata. Namun anda tak perlu khawatir karena harga tiket setiap tempat wisata cukup terjangkau sekitar 10.000 sampai 20.000 rupiah. Agar bisa menikmati kawasan wisata ini dengan puas anda bisa bermalam di beberapa hotel di baturaden Purwokerto.

Telaga Sarangan Magetan: Wisata Danau yang Mempesona

Telaga Sarangan Magetan merupakan lokasi wisata terkenal dan populer. Keindahan telaga dan berbagai fasilitas yang tersedia cocok sebagai tujuan wisata anda.

Sudah sejak lama sekali telaga Sarangan menjadi tempat wisata yang terkenal di Magetan. Saat ini kondisi lokasi wisata ini semakin menarik dan semakin indah dibanding beberapa tahun silam. Telaga ini terletak di lereng gunung Lawu, Plaosan, Magetan, Jawa Timur. Dari kota Magetan sampai ke telaga berjarak sekitar 16 km ke arah barat. Luas telaga ini adalah sekitar 30 hektare dengan kedalaman 28 meter. Suhu udara di sekitar telaga berada pada 15 sampai 20 derajat celcius. Banyak hal yang menjadi daya tarik dari wisata telaga Sarangan Magetan ini. Pada artikel kali ini akan dibahas informasi lengkap mengenai wisata tersebut.

Mitos dan Legenda Telaga Sarangan Magetan

Keindahan telaga Sarangan mempunyai mitos yang dipercaya oleh sebagian masyarakat sebagai awal mula terbentuknya telaga atau danau ini. Misteri telaga sarangan dimulai dari sepasang suami istri yang terkenal dengan sebutan Kyai Pasir dan Nyai Pasir. Mereka berdua hidup di dekat kaki gunung Lawu. Pada suatu hari sang kyai menemukan sebutir telur yang tergeletak di ladang miliknya. Kemudian telur itu dibawa pulang dan dimasak oleh sang istri keesokan harinya. Telur tersebut dibagi dua,masing-masing mendapatkan setengah bagian. Kyai Pasir membawa telur bagiannya sebagai bekal untuk dimakan di ladang. Terjadi hal yang aneh setelah mereka memakan telur tersebut.

Nyai Pasir merasa badannya sakit dan gatal, lalu ia memutuskan untuk memeriksa keadaan suaminya di ladang. Disana ia menjumpai sang suami telah berubah menjadi seekor naga. Keduanya merasa kesakitan dan berguling-guling di tanah sehingga membentuk sebuah cekungan yang besar. Karena mereka terus berguling, cekungan tersebut menjadi semakin dalam dan akhirnya mengeluarkan air. Sejak saat itulah terbentuk sebuah telaga yang saat ini dikenal sebagai telaga Sarangan.

Pesona Wisata Telaga Sarangan Magetan

Saat berwisata kesini, anda bisa menikmati keindahan telaga dengan menaiki perahu , speed boat, atau becak air yang sengaja disediakan untuk pengunjung. Pihak pengelola telah menyediakan lebih dari 50 perahu motor dan lebih dari 10 becak air untuk disewakan. Suasana alam danau yang sejuk sangat pas menjadi tempat rekreasi untuk melepaskan penat. Karena danau ini termasuk dalam, anda harus tetap berhati-hati saat berada di sekitar danau. Apalagi jika anda membawa anak kecil saat berwisata kemari. Pastikan mereka selalu ada dalam pemantauan.

Ada berbagai fasilitas di tempat wisata ini untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Mulai dari tempat parkir yang luas, rumah makan, pasar wisata tempat oleh-oleh, tempat bermain, tempat ibadah, sewa kuda, dan taman telah tersedia. Ada beberapa macam penginapan atau hotel di telaga sarangan. Dua hotel berbintang, 43 hotel kelas melati, dan 18 pondok wisata. Anda bisa bermalam di tempat yang anda inginkan selagi berlibur ke lokasi wisata ini. Anda juga bisa menikmati kuliner di 19 rumah makan setelah puas mengelilingi danau. Cobalah hidangan khas di telaga Sarangan ini yaitu sate kelinci.

Ada dua jalan menuju telaga sarangan, yaitu dari arah kota Magetan dan dari Tawangmangu, Karanganyar. Kedua alternatif jalan tersebut menyajikan panorama alam di sepanjang perjalanan. Jalannya berkelok dan mempunyai udara yang sejuk karena banyaknya pepohonan. Menurut informasi terbaru, tiket telaga Sarangan saat ini 10.000 rupiah per orang. Jam operasional dimulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.

Selain menikmati keindahan telaga anda juga bisa sekalian mengunjungi air terjun Sarangan di kawasan tersebut. Letaknya cukup tersembunyi sekitar 2,5 km dari telaga. Sekian informasi mengenai telaga sarangan Magetan. Semoga bermanfaat.

Obyek Wisata Berfasilitas Lengkap Umbul Sidomukti Semarang

Umbul Sidomukti Semarang merupakan wisata yang lengkap karena mempunyai banyak fasilitas menarik untuk pengunjung.

Kota Semarang memiliki banyak potensi wisata alam yang menarik. salah satunya adalah umbul Sidomukti. Sebuah obyek wisata yang terletak di lereng gunung Ungaran. Gunung Ungaran sendiri merupakan gunung tertinggi di Semarang yang banyak dipilih oleh pendaki pemula. Wisata Umbul Sidomukti Semarang beralamatkan di desa Sidomukti, kecamatan Bandungan, Semarang, Jawa Tengah. lokasinya berada sekitar 50 km dai pusat kota Semarang melalui jl. Tol Ungaran – Bawen dengan jarak tempuh sekitar 1 jam 15 menit.

di wisata Bandungan Semarang ini terdapat kolam renang alami layaknya di umbul ponggok Klaten. Kolam tersebut berasal dari mata air yang jernih. Hanya saja tidak terdapat ikan di dalam kolamnya. Ukurannya pun relatif lebih kecil dibanding umbul yang terkenal di Klaten. Ada 3 kolam renang yang bertingkat dengan kedalaman yang berbeda. Yang paling dalam adalah 1,5 meter. Kolam yang paling bawah adlah yang paling dangkal yang biasa digunakan oleh pengunjung anak-anak. Meski kolamnya tak seberapa besar, lokasi wisata di Semarang ini juga dilengkapi berbagai fasilitas wisata yang menarik. Akses jalan menuju umbul Sidomukti pun terbilang mudah dari berbagai arah.

Fasilitas Menarik di Wisata Umbul Sidomukti Semarang

Harga tiket masuk umbul sidomukti dibedakan berdasarkan hari berkunjung. Untuk hari biasa yaitu Senin – Jumat anda hanya perlu membayar biaya masuk sebesar 5 ribu per orang. Sedangkan untuk akhir pekan yaitu hari Sabtu dan Minggu harga tiket dijual dua kali lipat yaitu 10 ribu rupiah. Di wisata Bandungan ini anda bisa menikmati berbagai fasilitas wahana yang menarik seperti taman renang alam, camping ground, permainan adrenalin, outbond, dan masih banyak lagi. Namun untuk menikmati berbagai wahana tersebut anda harus membayar biaya tambahan yang berlaku untuk setiap wahana.

Bagi anda yang menyukai permainan yang menantang, anda bisa menjajal untuk meluncur di ketinggian melalui wahana fying fox dengan lintasan sepanjang 110 meter dengan ketinggian terendah adalah 70 meter. Melalui flying fox tersebut anda akan menyebrang dari bukit pertama ke bukit kedua. Tak perlu khawatir akan terjatuh saat menikmati wahana permainan ini. Petugas telah menerapkan standar keamanan yang akan melindungi anda berupa helm dan pengaman lainnya. Untuk anda yang phobia ketinggian, anda bisa memilih mengelilingi lokasi wisata dengan menggunakan ATV atau menunggangi kuda. Berikut ini daftar tarif setiap wahana di wisata umbul Sidomukti.

Jenis WahanaHarga
Flying FoxRp 12.000,00
RapellingRp 6.000,00
ATVRp 15.000,00 (Weekday) Rp 20.000,00 (Weekend)
Marine BridgeRp 7.000,00
Sewa KudaRp 50.000,00 (30 menit) Rp 100.000,00 (1 jam)

Selain fasilitas wahana permainan, ada juga fasilitas cafe dan penginapan di kawasan ini. Anda bisa pergi beristirahat di cafe dan mencoba menu yang disediakan disana. Salah satu yang paling terkenal adalah Pondok Kopi. Dari area kolam renang menuju cafe anda hanya perlu naik ke atas. Cafe tersebut terletak di dekat penginapan umbul Sidomukti. Jika anda ingin menikmati berada di wisata ini lebih lama anda bisa bermalam di penginapan tersebut. Alternatif lain untuk bermalam adalah mendirikan tenda di area camping ground. Jika anda termasuk tipe orang yang lebih suka menyatu dengan alam anda bisa memilih alternatif tersebut. suasana malam hari di kawasan wisata ini sangat menarik. Anda bisa menyaksikan pemandangan gemerlap lampu kota Semarang yang seperti kilauan bintang.

Medan jalan yang akan anda lalui untuk menuju lokasi umbul Sidomukti cukup kecil. Anda disarankan menggunakan kendaraan pribadi dibanding kendaraan umum. Sekian informasi lengkap mengenai wisata Umbul Sidomukti Semarang. Semoga memberikan informasi yang anda butuhkan.

Umbul Ponggok Klaten: Wisata Air Yang Sedang Booming

Umbul Ponggok Klaten adalah wisata air yang sedang hits di Klaten. Anda bisa merasakan sensasi snorkeling di air tawar sekaligus berfoto underwater.

Umbul Ponggok adalah wisata air yang terletak di desa Ponggok, Klaten, Jawa Tengah. Dahulunya sekitar tahun 1920an, Ponggok Klaten merupakan kawasan industri dimana terdapat sebuah pabrik gula Ponggok (Suikerfabriek Ponggok) yang terkenal. Namun karena krisis ekonomi dan sosial politik yang terjadi di masa itu, pabrik ini mengalami kemunduran dan akhirnya ditutup. Umbul Ponggok Klaten merupakan salah satu obyek wisata yang saat ini sedang banyak diminati banyak orang karena keunikannya. Di tempat tersebut anda bisa merasakan keindahan bawah laut layaknya sedang di taman laut Bunaken. Disana anda bisa melakukan snorkeling, diving, dan juga foto underwater.

Untuk sampai kesana, anda disarankan membawa kendaraan pribadi. Sebab, untuk saat ini belum tersedia bus ataupun angkutan umum lainnya yang melewati tempat wisata ini. Meski begitu anda tak perlu khawatir karena jalanan yang menuju kesana sudah bagus. Di sepanjang jalan juga telah diberi penunjuk jalan yang akan memudahkan anda untuk sampai disana. Alamat lengkapnya adalah Jl. Delanggu- Polanharjo, Ponggok, Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57474.

Keindahan Bawah Air Wisata Umbul Ponggok Klaten

Tempat wisata ini menawarkan keindahan alami yang menarik para pengunjung. Satu-satunya tempat di Indonesia yang menawarkan sensasi snorkeling di air tawar. Airnya berasal dari mata air alami yang menyegarkan. Kedalaman Umbul ponggok adalah sekitar 1,5 meter sampai 2,5 meter. Jika anda berenang maupun snorkeling anda akan menyaksikan banyak ikan berwarna-warni yang cantik dan menarik. Hadirnya ikan-ikan tersebut menambah daya tarik bagi wisata air ini. Saat snorkeling anda juga ditawarkan untuk berfoto di dalam air dengan berbagai properti foto yang disediakan pihak pengelola. Seperti sepeda, sepeda motor, tv, tenda, dan sebagainya. Karena hal tersebut daya tarik wisatawan untuk mengunjungi tempat ini semakin meningkat.

Tempat wisata ini juga dilengkapi dengan kolam anak dan juga taman bermain untuk anak. Sangat pas untuk tujuan wisata bersama keluarga. Tak hanya itu, ada juga berbagai fasilitas penunjang supaya pengunjung merasa nyaman berada disini. Fasilitas tersebut diantaranya tempat makan, tempat duduk di sekitar bibir kolam, dan juga mushola. Ada juga fasilitas sewa kamera sehingga anda bisa mengabadikan kenangan selama berada di tempat ini.

Harga Tiket Masuk Umbul Ponggok Klaten

Untuk menikmati wisata air yang sedang booming ini anda tak perlu menyiapkan banyak anggaran. Tiket masuk umbul ponggok ini hanya sebesar Rp 15.000,-/ orang. Dengan harga yang sangat terjangkau tersebut anda sudah bisa merasakan sensasi snorkeling di dalam air. Selain itu obyek wisata ini juga menyediakan beberapa peralatan yang akan menunjang kegiatan snokeling anda. anda juga bisa mendapatkan foto yang hits dengan menyewa beberapa properti foto. Berikut ini adalah daftar harga sewa yang ditawarkan untuk anda.

Alat yang disewakanHarga
Masker atau snorkelRp 13.000,-
Kaki katakRp 7.000,-
PelampungRp 7.000,-
Kamera underwater setengah jam/satu jamRp 60.000,-/ Rp 100.000,-
Properti foto sepedaRp 30.000,-
Properti foto tv/laptop/set tamanRp 60.000,-
Properti foto becak/motor/set love/ayunanRp 100.000,-
Properti foto tenda & set kursiRp 100.000,-

Selain menyewakan beberapa peralatan di atas, obyek wisata ini juga menyediakan paket umbul ponggok prewedding. Jadi jika anda menginginkan foto prewedding anda lain daripada yang lain, anda bisa melakukan sesi foto disini. Sewa tempat untuk sesi pemotretan prewedding di Umbul Ponggok dikenai biaya sebesar Rp 300.000,-.

Penasaran bukan dengan sensasi berfoto di Umbul Ponggok Klaten ini? Anda dapat segera mengunjunginya sebagai tujuan liburan berikutnya. Jam operasional dari tempat wisata ini adalah pukul 06.00 hingga 17.00 WIB.

Informasi Lengkap Wisata Telaga Warna Dieng Wonosobo

Telaga warna Dieng merupakan salah satu tujuan wisata di dataran tinggi Dieng. Keunikan dari telaga ini adalah warna airnya yang bisa berubah-ubah.

Dataran tinggi Dieng Jawa Tengah memang menyimpan banyak sekali pesona. Salah satunya adalah telaga warna kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah yang menjadi obyek wisata andalan. Pemberian nama telaga warna Dieng dilatarbelakangi oleh fenomena alamiah yang terjadi di tempat tersebut. Pada waktu tertentu warna telaga dapat tiba-tiba berubah. Kadang berwarna hijau, suatu saat berubah menjadi kuning, dan terkadang mempunyai warna bak pelangi. Fenomena tersebut sesungguhnya bukan tanpa sebab. Menurut penelitian, air telaga memiliki kandungan sulfur yang cukup tinggi. Sehingga pada siang hari, sinar matahari yang mengenai air akan menjadikan warnanya berwarna-warni.

Telaga warna ini terletak di Dieng Wetan, Kejajar, Wonosobo dan berada di ketinggian 2000 mdpl. Untuk mengunjungi telaga ini, anda bisa menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Tak jauh dari telaga warna terdapat beberapa obyek wisata yang bisa sekaligus anda kunjungi karena masih berada di satu kompleks. Salah satunya adalah telaga pengilon Dieng yang letaknya bersebelahan dengan telaga warna. Ada juga goa-goa alam dan bangunan terkenal Dieng Plateau Theater. Jika anda berada di kawasan dataran tinggi Dieng, anda bisa sekalian mengunjungi kawah Sikidang Dieng yang juga menjadi tujuan populer para wisatawan.

Untuk menyaksikan keindahan telaga warna ini, ada beberapa tempat strategis yang bisa anda coba. Dari tempat-tempat tersebut akan nampak warna-warni keindahan telaga warna dan juga telaga pengilon. Termasuk juga pemandangan bukit dan gunung-gunung di sekitarnya. Yang pertama adalah batu ratapan angin. Batu ratapan angin adalah dua buah batu yang terletak di sisi timur telaga warna. Yang kedua adalah wana wisata petak 9 bukit Sidengkeng. Letaknya cukup dekat dengan telaga warna. Dari kedua tempat tersebut anda akan menikmati keindahan telaga warna yang luar biasa.

Legenda/ Sejarah Telaga Warna Dieng

Dibalik keindahannya, ada sejarah telaga warna yang perlu anda ketahui pula. Konon, jaman dahulu hiduplah sepasang suami istri bernama Prabu Suwartalaya dan Ratu Purbamanah. Mereka adalah pemimpin yang adil dan bijaksana di kerajaan Kutatanggeuhan sehingga rakyatnya pun hidup sejahtera. Hanya saja pasangan tersebut tak kunjung dikaruniai seorang anak. Karena istrinya selalu menangis, sang Prabu memutuskan untuk berdoa di dalam hutan untuk meminta seorang anak. Dalam kurun waktu beberapa bulan setelahnya mereka pun dikaruniai seorang putri yang diberi nama Gilang Rukmini.

Sang Prabu dan Ratu sangat menyayangi putrinya tersebut. namun kasih sayang dari kedua orang tuanya itu membuat Gilang Rukmini menjadi sangat manja dan menjadi pemarah saat keinginannya tak terpenuhi. Suatu ketika sang putri merayakan ulang tahun dan mendapat sebuah kalung dari ayahnya. Dengan kesombongannya putri itu menolak dan melemparkan kalung pemberian tersebut. Melihat kejadian tersebut, sang Prabu dan semua penduduk menangis sampai air matanya membanjiri kerajaan. Dari situlah telaga warna ini terbentuk menjadi telaga yang indah.

Jalur Akses dan Tiket Masuk Telaga Warna Dieng

Akses menuju telaga warna Dieng cukup mudah. Dari kawasan wisata dataran tinggi Dieng (DTD) anda akan melewati pertigaan. Di pertigaan tersebut anda harus mengambil jalur kiri untuk menuju ke telaga warna. Jarak antara pertigaan tersebut menuju telaga hanya sekitar 500 meter. Setelah tiba di lokasi, anda hanya perlu membeli tiket masuk telaga warna Dieng sebesar 10 ribu rupiah per kepala. Dengan harga semurah itu anda sudah bisa menikmati keindahan telaga warna yang memukau.

Jika setelah membaca artikel ini anda penasaran akan keindahan telaga warna Dieng, anda perlu meluangkan waktu untuk berkunjung dan melihat sendiri keindahannya. Dijamin anda tidak akan menyesal. Anda juga bisa sekalian mengunjungi beberapa obyek wisata di kawasan dataran tinggi Dieng tersebut.

Pesona Gunung Sindoro Jawa Tengah Yang Memikat

Gunung Sindoro terletak berhadapan dengan gunung Sumbing. Kedua gunung tersebut menjadi tujuan pendakian favorit para pecinta gunung.

Bagi anda yang hobi mendaki, Provinsi Jawa Tengah menawarkan banyak tujuan untuk anda. Gunung Sindoro atau yang biasa disebut orang Sindara atau Sundoro adalah salah satu gunung di Jawa Tengah yang mempunyai pesona yang begitu indah. Gunung tersebut memiliki ketinggian 3150 mdpl dan merupakan gunung berapi yang masih aktif. Gunung ini tercatat meletus terakhir kali pada tahun 1971. Sindoro terletak di perbatasan kabupaten Wonosobo dan kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Salah satu keunikan dari gunung ini ada pada puncaknya. Puncak Sindoro sangat luas bahkan jauh lebih luas dibandingkan sebuah stadion.

Sindoro berhadapan dengan gunung sumbing, sehingga keduanya kerap disebut sebagai gunung kembar atau gunung Sindoro Sumbing. Selain lokasinya yang berdekatan, kedua gunung tersebut juga mempunyai bentuk yang mirip satu sama lain. Menurut cerita penduduk setempat, Sindoro dan Sumbing adalah simbol kesetiaan sepasang suami istri. Kedua gunung tersebut menjadi tujuan pendakian favorit bagi para pecinta gunung. Pasalnya, pemandangan yang ditawarkan disana sangat mempesona. Jika kondisi langit sedang cerah, anda bisa menyaksikan keindahan matahari terbit di sebelah timur sekaligus matahari terbenam di sebelah barat di puncaknya.

Di puncak tertinggi Sindoro anda akan menemukan 10 kawah dimana anda harus berhati-hati saat berada di sekitarnya. Ada juga 9 kawah baru yang ditemukan pada tahun 2011 saat beberapa mahasiswa asal Bandung melakukan riset. Puncak gunung yang luas tersebut ditumuhi rerumputan dan pepohonan saat musim hujan. Sedangkan saat datang musim kemarau kondisinya gersang. Puncak yang luas menyerupai lapangan inilah yang menjadi basecamp terakhir para pendak. Lapangan tersebut juga sering disebut alun-alun puncak Sindoro.

Jalur Pendakian Gunung Sindoro

Ada beberapa jalur pendakian gunung Sindoro yang bisa jadi alternatif bagi anda yang berniat mendaki gunung ini. Jalur tersebut adalah jalur pendakian via Kledung, pendakian via Sigedang-Tambi, pendakian via Sibajak-Temanggung, dan pendakian via Jlumprit-Dusun Katekan. Dari keempat jalur tersebut, jalur yang paling umum digunakan adalah jalur pendakian via Kledung. Hal itu dikarenakan jalur tersebut bisa diakses dengan mudah. Agar dapat mencapai desa Kledung, anda bisa menaiki bus jurusan Wonosobo dan turun di desa Kledung.

Terdapat beberapa pos yang akan anda lewati untuk sampai ke puncak Sindoro melalui jalur pendakian via Keldung. Untuk sampai ke pos yang pertama anda akan melewati jalan bebatuan dan ladang warga. Menurut info gunung Sindoro terbaru, sudah banyak tersedia jasa ojek untuk menuju pos 1 sehingga bisa sekaligus menghemat tenaga.  Atau jika berjalan anda akan membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam. Pos 1 ini terletak di Watu Gede dengan ketinggian 1900 mdpl. Dari sana anda akan melanjutkan perjalanan menuju pos 2 yang membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Pos 2 ada di ketinggian 2120 mdpl.

Selanjutnya menuju pos 3 anda akan melalui tanjakan berupa tanah padat dan bebatuan. Butuh waktu sekitar 3 jam dari pos 2 menuju pos 3. Letak pos 3 ini berada di 2530 mdpl. Di pos 3 anda akan menemukan banyak pendaki yang mendirikan tenda untuk beristirahat dan melanjutkan perjalanan ke puncak keesokan harinya. Untuk menuju pos 4 anda akan melewati hutan lamtoro. Pos 4 ada di Watu Tatah. Disana anda akan disuguhkan indahnya padang edelweis sebelum sampai ke puncak. Puncak Sindoro berupa dataran landai di bibir kawah. Ada dua kawah kembar yang luasnya 210 x 150 meter yang dibatasi oleh dinding kawah.

Pesona gunung Sindoro selalu menawarkan eksotisme yang memikat hati para pecinta gunung. Keindahan alam ciptaan Tuhan yang dijanjikan setelah lamanya waktu pendakian mampu membayar kelelahan yang dirasakan.

Candi Gedong Songo Semarang Yang Menarik Untuk Dikunjungi

Candi Gedong Songo merupakan gugusan candi unik yang terdiri dari sembilan candi. Kesembilan candi tersebut tersebar di lereng gunung Ungaran.

Provinsi Jawa Tengah menjadi salah satu pusat wisata budaya dan peninggalan sejarah di Indonesia. Selain mempunyai banyak candi yang tersebar di beberapa kota, bangunan candi di Jawa Tengah memiliki keunikan tersendiri dibanding bangunan candi di daerah lain. Salah satunya adalah Gedong Songo Temple Semarang, Central Java. Candi Gedong Songo adalah sebuah kompleks yang terdiri dari sembilan bangunan candi Hindu. Candi unik ini ditemukan pada tahun 1804 oleh Raffles. Alamat candi gedong songo adalah di dusun Darum, desa Candi, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah.

Candi gedong songo peninggalan kerajaan yang memiliki budaya Hindu pada zaman Wangsa Syailendra tahun 927 Masehi. Terletak kurang lebih 1200 meter dari permukaan laut membuat suhu di kawasan candi ini cukup dingin yaitu berkisar 19 sampai 27 derajat celcius. Jika anda berkunjung kesana disarankan menggunakan pakaian yang tebal agar tidak merasa kedinginan. Sembilan candi yang ada di kawasan tersebut menyebar di lereng gunung Ungaran, sehingga jika anda ingin mengunjungi semua candi anda harus menyusuri lereng gunung tersebut.

Misteri Tersembunyi Di Balik Candi Gedong Songo

Lereng gunung Ungaran terkenal dengan pemandangan alamnya yang sangat indah. Tak heran jika daerah tersebut menjadi obyek wisata yang diminati banyak orang untuk menghabiskan waktu liburan. Tak terkecuali kompleks candi tersebut. Namun siapa sangka dibalik keindahan alam yang ditawarkan disana, terdapat mitos candi gedong songo yang masih menjadi misteri. Kabarnya meski sebenarnya terdapat candi di kompleks tersebut berjumlah sembilan, wisatawan yang berkunjung hanya dapat melihat hingga candi yang kelima.

Saat anda mengelilingi candi pertama sampai kelima, anda akan menjumpai banyak peninggalan sejarah Candi gedong songo. Ada lingga Yoni yang bercorak Hindu, arca Dewa-Dewa Hindu, seperti arca Syiwa Mahaguru, arca Syiwa Mahakala, arca Syiwa Mahadewa, arca Maharsi Agastya, dan Ganesha Durgamahesasuramardhani. Tiba di candi pertama anda akan menemukan bangunan candi kecil dengan pelataran yang luas. Menurut cerita, fungsi candi gedong songo yang pertama tersebut dipakai sebagai tempat peribadatan.

Setelah melewati candi pertama anda akan menemukan candi kedua hingga kelima yang ukurannya semakin besar dibanding candi yang sebelumnya. di candi ketiga anda akan mendapatkan pemandangan yang menakjubkan. Candi ketiga ini banyak digunakan para wisatawan sebagai tempat berfoto.

Akses Menuju Candi Gedong Songo

Untuk mengunjungi tempat wisata candi tersebut, anda bisa menempuh perjalanan kurang lebih 40 menit dari kota Ambarawa. Dengan rute tersebut anda akan melalui medan jalan menanjak dengan kemiringan mencapai 40 derajat. Lokasi juga dapat dijangkau dari obyek wisata Bandungan dalam waktu 15 menit. Meski jalanan yang akan dilalui menanjak, anda tetap bisa menggunakan sepeda motor maupun mobil. Setelah tiba di tempat parkir, anda akan menjumpai sebuah gerbang yang terbuat dari batu. Terdapat loket disisi gerbang tersebut yang menjual tiket masuk kawasan candi. Harga tiket untuk wisatawan lokal sangat terjangkau tidak sampai 10 ribu rupiah. Sedangkan untuk wisatawan asing sedikit lebih mahal yaitu 25 ribu rupiah.

Setelah membeli tiket masuk, anda akan disambut oleh pemandu wisata. Pemandu wisata tersebut akan mengantar anda berkeliling obyek wisata dan menceritakan mengenai asal usul candi gedong songo. Untuk mencapai lokasi candi-candinya, anda harus menaiki jalan setapak. Namun tak perlu khawatir karena jalan yang tersedia telah ditata rapi. Anda juga bisa beristirahat di pondok-pondok yang disediakan di tengah jalan jika anda merasa lelah berjalan mendaki.

Selain menikmati wisata sejarah berupa candi-candi, di kawasan Candi Gedong Songo juga terdapat area perkemahan. Yang semakin menarik, ada juga obyek pemandian air panas yang berasal dari mata air yang mengandung belerang serta fasilitas wisata berkuda yang bisa anda nikmati bersama keluarga anda.

Kawasan Bersejarah Candi Dieng Wonosobo Jawa Tengah

Candi Dieng Wonosobo merupakan kawasan atau kumpulan beberapa candi Hindu yang berada di dataran tinggi Dieng, dekat Wonosobo, Jawa Tengah.

Indonesia adalah negara yang kaya akan nilai sejarah. Banyak peninggalan-peninggalan bersejarah dari masa dulu yang masih bisa kita nikmati hingga sekarang. Disamping candi Borobudur yang telah terkenal di seluruh dunia, Indonesia masih mempunyai banyak sekali candi yang menarik sebagai tempat wisata. Salah satunya terletak di provinsi Jawa Tengah. Adalah candi Dieng Wonosobo yang merupakan bangunan bersejarah yang terdiri dari kelompok kompleks candi Hindu abad ke-8. Sebenarnya lokasi candi Dieng masuk ke dalam wilayah Banjarnegara, hanya saja masyarakat luas lebih mengenal candi tersebut dengan nama Dieng Wonosobo. 

Kawasan candi Dieng ada pada ketinggian 2000 meter dari permukaan  air laut. Luas kawasan tersebut membentang dari arah utara hingga ke selatan sepanjang kurang lebih 1900 meter dengan lebar sekitar 800 meter. Karena cukup tinggi, suhu di kawasan tersebut sangat dingin. Saat siang hari suhu disana berkisar antara 15 sampai 20 derajat celcius. Sedangkan pada malam hari suhu mencapai 10 derajat celcius. Pada waktu tertentu suhu di kawasan tersebut berada pada 0 derajat celcius.

Sejarah Penemuan Candi Dieng Wonosobo

Kumpulan candi Hindu di Dieng ini merupakan candi tertua di Jawa. Namun sampai saat ini tidak diketahui informasi yang pasti mengenai nama candi, sejarah pendirian, serta siapa raja yang bertanggung jawab atas pembangunan candi tersebut. Berdasarkan perkiraan para ahli, candi Dieng peninggalan kerajaan Kalingga ini dibangun atas perintah raja-raja dari Wangsa Sanjaya. Candi Dieng ditemukan kembali pada tahun 1814 oleh seorang tentara Inggris. Ia melihat kumpulan candi yang terendam di tengah danau. Pada tahun 1856, dilakukan upaya pengeringan danau yang dipimpin oleh Isidore Van Kinsbergen. Kemudian dilanjutkan pembersihan pada tahun 1864 oleh pemerintah Hindia Belanda.

Pembagian Kawasan Candi Dieng Wonosobo

Di kawasan tersebut terdapat 3 kelompok candi ditambah dengan 1 candi yang berdiri secara terpisah. Candi-candi disana diberi nama yang diambil dari nama tokoh wayang dari kitab Mahabarata. Tiga kelompok candi itu adalah kelompok Arjuna, kelompok Gatutkaca, Kelompok Dwarawati, dan yang terpisah adalah candi Bima. Dalam masing-masing kelompok tersebut terdapat beberapa candi lagi.

a)    Kelompok Arjuna

Kelompok Arjuna terdiri dari 5 candi yang terletak di tengah kawasan candi Dieng. Kelima candi tersebut adalah candi Arjuna, candi Srikandi, candi Sembadra, dan candi Puntadewa, dan candi Semar. Kelompok ini dinilai sebagai bangunan yang paling utuh diantara kelompok lain di kawasan Dieng.

b)    Kelompok Gatutkaca

Pada kelompok Gatutkaca terdapat 6 candi yakni, candi Gatutkaca, candi Setyaki, candi Nakula, candi Sadewa, candi Petruk, dan candi Gareng. Tak seperti kelompok Arjuna, di kelompok ini yang masih berdiri utuh hanyalah candi Gatutkaca. Sedangkan candi-candi yang lain hanya menyisakan reruntuhan.

c)    Kelompok Dwarawati

Hanya ada 4 candi dalam kelompok ini yaitu candi Dwarawati, candi Abiyasa, candi Pandu, dan candi Margasari. Yang sampai saat ini masih utuh hanyalah candi Dwarawati saja. Bentuk candinya mirip dengan candi Gatutkaca. Sepintas seperti bangunan yang bertingkat, namun puncak atapnya hilang.

d)    Candi Bima

Terpisah dengan tiga kelompok yang lain, candi Bima terletak di atas bukit dan merupakan candi terbesar di kawasan candi Dieng. Bentuknya pun berbeda dengan candi-candi pada umumnya. Saat ini sudah tidak ada lagi arca yang tersisa di dalamnya.

Setiap candi di kawasan Candi Dieng Wonosobo mempunyai karakteristik bentuk bangunan yang berbeda satu dengan yang lainnya. Fungsi candi Dieng di kawasan tersebut pun beraneka ragam. Candi Semar misalnya, konon digunakan sebagai tempat menyimpan persenjataan dan juga perlengkapan pemujaan. Sebuah arca Syiwa kuno yang ditemukan di kawasan tersebut saat ini disimpan di Museum Nasional di Jakarta.